Kamis, 05 April 2012

Negara Dengan Harga Bensin Paling Mahal di Dunia


10. Amsterdam, Belanda
... Seperti yang kita ketahui di kota Amsterdam belanda sudah lama masyarakatnya hobi berjalan kaki sedikit sekali orang yang mengunakan kendaran di sini sehinga harga Rp. 18.800 untuk satu liter bensin tidak akan terasa bagi masyarakat masyarakat di amsterdam belanda lebih memilih sepeda sebagi alat transportasi mereka.

9. London, Inggris
Berkat tingginya harga bensin di London dan seluruh Inggris, para konsumen akan merasakan kenaikkan harga barang-barang lainnya untuk mengimbangi biaya produksi dan pengiriman barang.

8. Brussels, Belgia
Seperti kebanyakan negara di Eropa, harga sebesar Rp. 19.200 per liter bensin disebabkan tingginya pajak yang dikenakan pada bensin oleh Uni Eropa.
Harga bensin di neggri ini sebesar Rp. 19.200 per liter ini di sebapkan tingginya pajak bahan bakar minyak yang di kenakan oleh Uni Eropa.

7. Stockholm, Swedia
Harga bensin tertingi di Swedia adalah Rp. 19.700 per liter tinginya harga bensin di Swedia disebakan faktor mahalnya harga minyak dunia dan nilai tukar terhadap dolar amerika yang melemah. Jika di swedia tidak ada pajak bahan bakar minyak yang di berlakukan oleh uni eropa maka swedia akan menjadi negara dengan harga minyak bensin termurah di Eropa.

6. Kopenhagen, Denmark
Harga bensin di Kopenhagen denmark dijual dengan harga Rp. 19.750 per liter bensin sehinga jika kamu mau mengisi kendaran kamu hinga ful maka kamu harus mengeluarkan uang sekita Rp. 1.200.000. Tinginya harga bensin di Kopenhagen denmark membuat warganya malas untuk memiliki kendaran pribadi, warga lebih banyak memilih utuk berjalan kaki atau mengunakan kendaran umum untuk bepergian.

5. Monte Carlo, Monako
Harga bensin di monakao di jual dnegan harga Rp. 19.800 per liter karena mahalnya harga bensini sebuah produsen otomotif di Monte Carlo telah mendorong penggunaan energi alternatif dengan mengunakan mobil listrik.

4. Athena, Yunani
Anda harus mengeluarkan uang sebesar Rp. 20.000 per liter jika ingin berjalan jalan dengan kendaran kamu di jalanan kota Athena Yunani. Mahalnya harga bensin di Yunani disebakan karena ada nya krisis dunai dan gejolak yang terjadi di Mesir dan Libya.

3. Oslo, Norwegia
Karena pajak bahan bakar minyak yang diterapkan Uni Eropa maka masyarkat Oslo harus membayar 21.800 untuk satu liter bensin. yang perlu kamu ketahui bahwa negara ini mendapatkan pemasukan yang sangat besar dari sektor ekspor minyak.

2. Asmara, Eritrea
Pembatasan dan seringnya kekurangan pasokan bensin membuat harga bensin di negara ini sangat tinggi. Dengan harga sekitar Rp. 22.600 per liter, anda dapat menghabiskan hampir sekitar Rp. 1.500.000 untuk mengisi penuh tangki sebuah mobil keluarga.

1. Istanbul, Turki
Nah inilah negara dengan harga bensin paling mahal di dunia bensin di jual dengan harga Rp. 22.600 per liter Tinginya harga ini disikapi oleh Walikota Kadir Topbas dengan merencanakan untuk menciptakan sebuah merek bahan bakar dengan harga ekonomis dan rantai pom bensin yang berlokasi di seluruh kota
Lihat Selengkapnya

Rabu, 04 April 2012

SISTEM PEREKONOMIAN

Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. 
Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut.
Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. 
Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada perekonomian pasar (market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan.
PERKEMBANGAN SISTEM EKONOMI SEBELUM ORDE 
BARU 
Sejak negara republik indonesia berdiri, sudah banyak tokoh-tokoh negara yang telah merumuskan perekonomian yang tepat bagi bangsa indonesia, baik secra individu maupun melalui diskusi kelompok.
Sebagai contoh, bung hatta sendiri, semasa hidupnya beliau mencetuskan ide bahwa dasar perekonomian indonesia sesuia dengan cita-cita tolong menolong.
Demikian juga dengan tokoh ekonomi indonesia saat itu, sumtro djojohadikusumo, dalam pidatonya dinegara amerika tahun 1949 menegaskan bahwa yang dicita-citakan adalah ekonomi semacam campuran tetapi telah disepakati suatu bentuk ekonomi baru yang dinamakan sebagai sistem ekonomi pancasila yang didalamnya mengandung unsur penting yang disebut demokrasi ekonomi.
Demokrasi ekonomi dipilih, karena memiliki ciri-ciri yang positif diantaranya adalah :
v Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asa kekeluargaan
v Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara
v Wraga negara memiliki kebebasan dalam meilih pekerjaan yang dikehendakinya serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak
v Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatnanya tidak boleh bertentangan denagn kepentingan masyarakat
v Potensi, inisiatif dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya dalam bats-batas yang tidak merugika nkepentingan umum.
v Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara
Dengan demikian perkonomian indonesia tidak mengizinkan adanya :
Free fiht liberalism, yaitu adanya suatu kebebasan usaha yang tidak terkendali sehingga memungkinkan terjadinya eksploitasi kaum ekonomi yang lemah dan terjajah dengan akibat semakin bertambah luasnya jurang pemisah si kaya dan si miskin.
Etatisme, yaitu keikutsetaan pemerintah yang terlalu dominan sehingga mematikan motovasi dan kreasi masyarakat untuk berkembang dan bersaing secara sehat. Jadi masyarakat hanya bersikap pasif saja
Monopoli,suatu bentuk pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok tertentu, sehingga tidak memberkan pilihan lain padakonsumen untuk tidak mengikuti keingian sang monopoli. Disini konsumen sperti robot yang diatur untuk mengikuti jalannya permainan.
Meskipun awal perkembangan pereokonomian indonesia menganut sistem ekonomi pancasila. Ekonomi demokrasi dan mungkin ‘campuran’ namun bukan berarti sistem perokonomian libelaris dan etatisme tidak pernah terjadi di indonesia. Awal tahun 1950-an sampai dengan tahun 1957-an merupakan bukti sejarah adanya corak libelaris dalam perekonomian indonesia. Demikian juga dengan sistem etatisme, pernah juga mewarnai corak pereonomian di tahun 1960-an sampai masa orde baru.

RUANG LINGKUP EKONOMI


A. Definisi dan metologi ekonomi

Ilmu ekonomi adalah suatu ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menggunakan dan memanfaatkan sumber alam yang ada (relative terbatas) untuk memenuhi kebutuhannya.

Ilmu ekonomi adalah suatu bidang ilmu pengetahuan yang sangat luas liputannya. Oleh sebab itu sangatlah sukar untuk membuat definisi yang akan memberikan gambaran yang tepat mengenai analisis-analisis yang diliputi oleh ilmu ekonomi.

Definisi ilmu ekonomi selalu dihubungkan kepada keadaan ketidak seimbangan di antara :
Kemampuan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa
Keinginan masyarakat untuk mendapatkan barang dan jasa


Kegiatan manusia dalam suatu masyarakat dapat dikelompokkan menjadi 3 macam

kegiatan (ekonomi) pokok :
Kegiatan produksi
Kegiatan konsumsi
Kegiatan pertukaran


Ilmu Ekonomi dikelompokkan dalam Ilmu Ekonomi Mikro dan Ilmu Ekonomi Makro :
Ekonomi Mikro (teori harga): menitikberatkan pada perilaku ekonomi individu rumah tangga, perusahaan dan pasar, dalam mengelola sumberdaya ekonomi secara efisien
Ekonomi Makro: menitikberatkan pembahasan tentang perekonomian secara keseluruhan (agregatif), pengangguran, inflasi, pertumbuhan ekonomi dan perdagangan internasional



Kebutuhan manusia mempunyai sifat tidak terbatas, maksudnya :

Bahwa secara total kebutuhan manusia tidak akan terpuaskan (1 kebutuhan terpenuhi kemudian 3 atau 4 muncul lagi kebutuhan tersebut)

Kebutuhan manusia timbul :
Kebutuhan biologis untuk hidup (makan, minuman, pakaian, dan tempat tinggal)
Kebutuhan yang timbul dari peradapan dan kebudayaan manusia itu sendiri (rumah yang baik, makan yang lezat, pendidikan)
Lain-lain kebutuhan yang khas masing-masing manusia



Proses ekonomi memerlukan sumber-sumber ekonomi untuk melaksanakannya Sumber sumber ekonomi/faktor produksi tersebut antara lain adalah :
Sumber-sumber alam (tanah, minyak bumi, hasil tambang lain, air, udara, dll)
Sumber ekonomi yang berupa manusia dan tenaga manusia (kemampuan fisik manusia, kemampuan mental, ketrampilan dan keahlian)
Sumber-sumber ekonomi buatan manusia (mesin, gedung, jalan, dll)
Kepengusahaan/Entrepreneurship (pihak yang berinisiatif menggabungkan dan mengkoordinir ketiga sumber ekonomi di atas)

B. Masalah pokok ekonomi dan pengaruh mekanisme harga

Keadaan yang menimbulkan masalah-masalah ekonomi sebagai akibat dari ketidakseimbangan diantara keinginan manusia untuk dapat memenuhi kebutuhan seperti barang dan jasa dengan kemampuan faktor-faktor produksi yang bisa memenuhi keinginan tersebut. Sedangkan keinginan manusia untuk memenuhi kebutuhan tersebut jumlahnya sangat jauh melebihi kemampuan faktor-faktor produksi yang sudah tersedia. Oleh sebab itu, masyarakat harus membuat pilihan-pilihan sehingga mereka dapat mencapai kesejahteraan yang paling tinggi dalam menggunakan faktor-faktor produksi yang tersedia. Kegiatan ekonomi meliputi berbagai jenis kegiatan produksi, konsumsi, dan perdagangan.



Ada 3 persoalan pokok dalam perekonomian :

1. Apakah barang dan jasa yang harus diproduksi?

Menentukan barang dan jasa yang harus diproduksi sangatlah sederhana misalnya beras dan tape kepada barang yang sangat kompleks yaitu kapal terbang. Setiap tahun suatu perekonomian harus menentukan jenis-jenis barang yang diperlukan oleh masyarakat dan jumlah produksi dari barang dan jasa tersebut. Masyarakat harus menentukan keinginan mana yang harus dipenuhi dan keinginan mana yang harus dikorbankan atau ditunda untuk memenuhinya. Pilihan-pilihan tersebut akan menentukan penggunaan faktor-faktor produksi. Makin banyak suatu barang akan dihasilkan, semakin banyak pula faktor produksi yang akan digunakan dalam kegiatan tersebut. Untuk tujuan itu faktor-faktor produksi yang digunakan di sektor lain harus dikurangi. Maka produksi di sektor lain tersebut akan berkurang.

2. Bagaimanakah caranya memproduksi barang dan jasa?

Biasanya terdapat beberapa cara untuk menghasilkan suatu barang. Adanya beberapa kemungkinan untuk menghasilkan suatu barang dapat dengan jelas dilihat misalnya dalam kegiatan pertanian. Dalam sector ini, sejumlah produksi tertentu dapat dihasilkan dengan menggunakan tanah yang luas. Atau luas tanah yang digunakan dapat dikurangi tetapi lebih banyak menggunakan modal dan teknologi yang lebih tinggi. Salah satu yang dibutu1. Definisi dan metologi ekonomihkan adalah efisiensi yang merupakan faktor dari masalah dasar kegiatan tersebut dari segi tekniknya. Adapun faktor lain yang perlu diperhatikan yaitu besarnya jumlah permintaan. Apabila permintaan tinggi maka penggunaan teknik yang modern akan menaikkan efisiensi. Tapi andaikata permintaannya sedikit maka penggunaan teknik produksi yang lebih sederhana akan menciptakan efisiensi yang lebih baik.

3. Untuk siapakah barang dan jasa tersebut di produksi?

Setiap masyarakat harus memecahkan masalah ini. Mereka harus memikirkan cara untuk mendistribusikan pendapatan secara adil tanpa mengurangi kegairahan individu-individu bekerja sehingga ke puncak kesanggupannya. Apabila tujuan ini dapat mencapai maka perataan pendapatan dapat diwujudkan tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi. Campur tangan diperlukan untuk mencapai tujuan ini.

Berdasarkan kepada masalah pokok yang dihadapi setiap perekonomian, ilmu ekonomi selalu didefinisikan sebagai berikut : Suatu studi tentang bagaimana manusia, secara individu dan secara berkelompok (masyarakat), membuat pilihan dalam menggunakan sumber yang terbatas sehingga ia dapat menggunakan untuk memenuhi keinginannya secara semaksimal mungkin (yaitu mencapai kepuasaan dan kemakmuran yang paling maksimum).

C. Sistem Perekonomian

Setiap masyarakat menyelesaikan ketiga masalah pokok dalam perekonomian dengan carayang berbeda. Hal itu bergantung kepada sistem yang digunakan perekonomian tersebut. Dalam analisis ekonomi sistem ekonomi dibedakan kepada tiga bentuk yaitu :

a. Sistem pasar bebas atau Laissez-Faire

Dalam sistem ini, faktor-faktor produksi dimiliki oleh pihak swasta dan mereka mempunyai kebebasan untuk menggunakannya. Sector perusahaan akan berusaha untuk menggunakan menggunakannya secara efisien dan member keuntungan yang paling maksimum. Untuk mencapai tujuan tersebut melalui interaksi di antara perusahaan dan pembeli di dalam pasar.

b. Sistem ekonomi perencanaan pusat

Dalam sistem ini, faktor-faktor produksi dimiliki oleh pemerintah. Melalui pemilikannya ini pemerintah melalui perencanaan pusat akan menentukan penggunaan faktor-faktor produksi yang tersedia dan alokasinya ke berbagai unit produksi.

c. Sistem ekonomi campuran

Dalam sistem ini, faktor-faktor produksi sebagian besar ditentukan oleh pasar bebas (mekanisme pasar), dan sebagian lainnya diatur dan dilakukan oleh pemerintah. Setiap sistem ekonomi tersebut menyelesaikan tiga masalah pokok dalam perekonomian yaitu : “Apa?”, “Bagaimana?”, dan untuk “Siapa?” dengan cara yang berbeda.


Kesimpulan

Setelah menguraikan secara singkat diatas tentang RUANG LINGKUP EKONOMI, saya dapat menyimpulkan sebagai berikut :
Ekonomi adalah semua hal yang menyangkut tentang segala kehidupan manusia (secara individu, negara ,internasional).
Kebutuhan merupakan kegunaan yg timbul dari dalam diri seseorang/masyarakat dalam bentuk tuntutan u/memperoleh pemenuhan.kebutuhan manusia dapat dilihat dari berbagai segi,untuk memperoleh pemenuhannya manusia menggunakan barang/jasa.
Permasalahan ekonomi terdapat 3 hal penting What,how, Who.
Sistem ekonomi,hubungan antara komponen – komponen ekonomi dengan kerangka hukum dan adat yg mengatur bgm komponen melakukan kegiatannya. Sistem ekonomi dapat dibedakan antara lain. kapitalis, sosialis, komunisme.
A. Definisi dan metologi ekonomi

Ilmu ekonomi adalah suatu ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menggunakan dan memanfaatkan sumber alam yang ada (relative terbatas) untuk memenuhi kebutuhannya.

Ilmu ekonomi adalah suatu bidang ilmu pengetahuan yang sangat luas liputannya. Oleh sebab itu sangatlah sukar untuk membuat definisi yang akan memberikan gambaran yang tepat mengenai analisis-analisis yang diliputi oleh ilmu ekonomi.

Definisi ilmu ekonomi selalu dihubungkan kepada keadaan ketidak seimbangan di antara :
Kemampuan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa
Keinginan masyarakat untuk mendapatkan barang dan jasa


Kegiatan manusia dalam suatu masyarakat dapat dikelompokkan menjadi 3 macam

kegiatan (ekonomi) pokok :
Kegiatan produksi
Kegiatan konsumsi
Kegiatan pertukaran


Ilmu Ekonomi dikelompokkan dalam Ilmu Ekonomi Mikro dan Ilmu Ekonomi Makro :
Ekonomi Mikro (teori harga): menitikberatkan pada perilaku ekonomi individu rumah tangga, perusahaan dan pasar, dalam mengelola sumberdaya ekonomi secara efisien
Ekonomi Makro: menitikberatkan pembahasan tentang perekonomian secara keseluruhan (agregatif), pengangguran, inflasi, pertumbuhan ekonomi dan perdagangan internasional



Kebutuhan manusia mempunyai sifat tidak terbatas, maksudnya :

Bahwa secara total kebutuhan manusia tidak akan terpuaskan (1 kebutuhan terpenuhi kemudian 3 atau 4 muncul lagi kebutuhan tersebut)

Kebutuhan manusia timbul :
Kebutuhan biologis untuk hidup (makan, minuman, pakaian, dan tempat tinggal)
Kebutuhan yang timbul dari peradapan dan kebudayaan manusia itu sendiri (rumah yang baik, makan yang lezat, pendidikan)
Lain-lain kebutuhan yang khas masing-masing manusia



Proses ekonomi memerlukan sumber-sumber ekonomi untuk melaksanakannya Sumber sumber ekonomi/faktor produksi tersebut antara lain adalah :
Sumber-sumber alam (tanah, minyak bumi, hasil tambang lain, air, udara, dll)
Sumber ekonomi yang berupa manusia dan tenaga manusia (kemampuan fisik manusia, kemampuan mental, ketrampilan dan keahlian)
Sumber-sumber ekonomi buatan manusia (mesin, gedung, jalan, dll)
Kepengusahaan/Entrepreneurship (pihak yang berinisiatif menggabungkan dan mengkoordinir ketiga sumber ekonomi di atas)

B. Masalah pokok ekonomi dan pengaruh mekanisme harga

Keadaan yang menimbulkan masalah-masalah ekonomi sebagai akibat dari ketidakseimbangan diantara keinginan manusia untuk dapat memenuhi kebutuhan seperti barang dan jasa dengan kemampuan faktor-faktor produksi yang bisa memenuhi keinginan tersebut. Sedangkan keinginan manusia untuk memenuhi kebutuhan tersebut jumlahnya sangat jauh melebihi kemampuan faktor-faktor produksi yang sudah tersedia. Oleh sebab itu, masyarakat harus membuat pilihan-pilihan sehingga mereka dapat mencapai kesejahteraan yang paling tinggi dalam menggunakan faktor-faktor produksi yang tersedia. Kegiatan ekonomi meliputi berbagai jenis kegiatan produksi, konsumsi, dan perdagangan.



Ada 3 persoalan pokok dalam perekonomian :

1. Apakah barang dan jasa yang harus diproduksi?

Menentukan barang dan jasa yang harus diproduksi sangatlah sederhana misalnya beras dan tape kepada barang yang sangat kompleks yaitu kapal terbang. Setiap tahun suatu perekonomian harus menentukan jenis-jenis barang yang diperlukan oleh masyarakat dan jumlah produksi dari barang dan jasa tersebut. Masyarakat harus menentukan keinginan mana yang harus dipenuhi dan keinginan mana yang harus dikorbankan atau ditunda untuk memenuhinya. Pilihan-pilihan tersebut akan menentukan penggunaan faktor-faktor produksi. Makin banyak suatu barang akan dihasilkan, semakin banyak pula faktor produksi yang akan digunakan dalam kegiatan tersebut. Untuk tujuan itu faktor-faktor produksi yang digunakan di sektor lain harus dikurangi. Maka produksi di sektor lain tersebut akan berkurang.

2. Bagaimanakah caranya memproduksi barang dan jasa?

Biasanya terdapat beberapa cara untuk menghasilkan suatu barang. Adanya beberapa kemungkinan untuk menghasilkan suatu barang dapat dengan jelas dilihat misalnya dalam kegiatan pertanian. Dalam sector ini, sejumlah produksi tertentu dapat dihasilkan dengan menggunakan tanah yang luas. Atau luas tanah yang digunakan dapat dikurangi tetapi lebih banyak menggunakan modal dan teknologi yang lebih tinggi. Salah satu yang dibutu1. Definisi dan metologi ekonomihkan adalah efisiensi yang merupakan faktor dari masalah dasar kegiatan tersebut dari segi tekniknya. Adapun faktor lain yang perlu diperhatikan yaitu besarnya jumlah permintaan. Apabila permintaan tinggi maka penggunaan teknik yang modern akan menaikkan efisiensi. Tapi andaikata permintaannya sedikit maka penggunaan teknik produksi yang lebih sederhana akan menciptakan efisiensi yang lebih baik.

3. Untuk siapakah barang dan jasa tersebut di produksi?

Setiap masyarakat harus memecahkan masalah ini. Mereka harus memikirkan cara untuk mendistribusikan pendapatan secara adil tanpa mengurangi kegairahan individu-individu bekerja sehingga ke puncak kesanggupannya. Apabila tujuan ini dapat mencapai maka perataan pendapatan dapat diwujudkan tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi. Campur tangan diperlukan untuk mencapai tujuan ini.

Berdasarkan kepada masalah pokok yang dihadapi setiap perekonomian, ilmu ekonomi selalu didefinisikan sebagai berikut : Suatu studi tentang bagaimana manusia, secara individu dan secara berkelompok (masyarakat), membuat pilihan dalam menggunakan sumber yang terbatas sehingga ia dapat menggunakan untuk memenuhi keinginannya secara semaksimal mungkin (yaitu mencapai kepuasaan dan kemakmuran yang paling maksimum).

C. Sistem Perekonomian

Setiap masyarakat menyelesaikan ketiga masalah pokok dalam perekonomian dengan carayang berbeda. Hal itu bergantung kepada sistem yang digunakan perekonomian tersebut. Dalam analisis ekonomi sistem ekonomi dibedakan kepada tiga bentuk yaitu :

a. Sistem pasar bebas atau Laissez-Faire

Dalam sistem ini, faktor-faktor produksi dimiliki oleh pihak swasta dan mereka mempunyai kebebasan untuk menggunakannya. Sector perusahaan akan berusaha untuk menggunakan menggunakannya secara efisien dan member keuntungan yang paling maksimum. Untuk mencapai tujuan tersebut melalui interaksi di antara perusahaan dan pembeli di dalam pasar.

b. Sistem ekonomi perencanaan pusat

Dalam sistem ini, faktor-faktor produksi dimiliki oleh pemerintah. Melalui pemilikannya ini pemerintah melalui perencanaan pusat akan menentukan penggunaan faktor-faktor produksi yang tersedia dan alokasinya ke berbagai unit produksi.

c. Sistem ekonomi campuran

Dalam sistem ini, faktor-faktor produksi sebagian besar ditentukan oleh pasar bebas (mekanisme pasar), dan sebagian lainnya diatur dan dilakukan oleh pemerintah. Setiap sistem ekonomi tersebut menyelesaikan tiga masalah pokok dalam perekonomian yaitu : “Apa?”, “Bagaimana?”, dan untuk “Siapa?” dengan cara yang berbeda.


Kesimpulan

Setelah menguraikan secara singkat diatas tentang RUANG LINGKUP EKONOMI, saya dapat menyimpulkan sebagai berikut :
Ekonomi adalah semua hal yang menyangkut tentang segala kehidupan manusia (secara individu, negara ,internasional).
Kebutuhan merupakan kegunaan yg timbul dari dalam diri seseorang/masyarakat dalam bentuk tuntutan u/memperoleh pemenuhan.kebutuhan manusia dapat dilihat dari berbagai segi,untuk memperoleh pemenuhannya manusia menggunakan barang/jasa.
Permasalahan ekonomi terdapat 3 hal penting What,how, Who.
Sistem ekonomi,hubungan antara komponen – komponen ekonomi dengan kerangka hukum dan adat yg mengatur bgm komponen melakukan kegiatannya. Sistem ekonomi dapat dibedakan antara lain. kapitalis, sosialis, komunisme.